Jumat, 23 Oktober 2015

Anthony Martial Nangis Jika Kalah


Anthony Martial © AFP

Hokibet99 - Mantan tim pelatih Anthony Martial, Aziz Benaaddane, mengungkapkan kebiasaan Martial ketika masih usia belasan tahun. Ia mengatakan Martial akan menangis jika kalah dalam pertandingan.
Benaaddane dan Martial pernah berada dalam satu tim ketika di CO Les Ulis. Menurut Benaaddane, pemain yang baru gabung denganManchester United sejak musim panas kemarin tersebut adalah pemain yang emosional.
"Dia sangat benci dengan kekalahan-- sangat membenci itu dan memang begitu orangnya. Ketika ia masih muda, ia akan menangis jika ia kalah dalam pertandingan," ungkap Benaaddane pada BBC.
Selain itu, Benaaddane mengatakan Martial adalah anak yang pemalu. Ia tidak banyak bicara dan sangat tertutup. Namun demikian ia tetap sebagai 'pemenang' jika sudah di atas lapangan. Baca juga Ozil Masuki Masa Emas Pesepakbola
Martial datang ke Old Trafford setelah ditebus dengan harga fantastis, 36 juta poundsterling dari AS Monaco. Harga mahal yang disematkan padanya langsung dibayar dengan penampilan apik. Ia telah mengemas lima gol dari sembilan laga bersama MU.

Agen Victor Valdes, Gines Carvajal, mengungkapkan kliennya tersebut ingin meninggalkan Manchester United pada bulan Januari. Soal klub yang akan dituju, Carvajal mengatakan Valdes tertarik gabung salah satu klub di Premier League.
"Kami akan mencoba mengubah situasi pada bulan Januari nanti. Itu sangat masuk akal dan itu yang dia inginkan," ucap Carvajal seperti dikutip Agen Judi Bola.
Mantan kiper Barcelona yang terisolasi dari skuat MU tersebut tidak menutup kemungkinan kembali ke La Liga. Namun Carvajal mengatakan bahwa Valdes sangat tertarik gabung dengan salah satu klub di Premier League.
"Liga Inggris sangat menarik. Dia mudah beradaptasi, jadi akan bertahan di Premier League tapi saya tak menutup kemungkinan ke liga lain," paparnya.
Newcastle dikabarkan tertarik dengan Valdes.

Para penasehat hukum Jose Mourinho nampaknya sudah mempersiapkan diri untuk membela sang bos dari tuduhan konyol. Mourinho belakangan dituduh menyerang seorang remaja yang mencoba mengambil foto atau video dengan dirinya.
Satu-satunya bukti bahwa Mourinho menyerang remaja itu adalah video pendek dari ponsel sang bocah. Namun perwakilan Mourinho memberikan penjelasan mengapa Mou nampak kesal dalam video tersebut.
"Jose memahami hukum tentang mengambil film di ruang publik. Tapi dua remaja yang terlibat dalam insiden ini sudah mengikutinya dari rumah selama 20 menit. Mereka juga terus mengganggu panggilan telepon pribadi Mourinho," terang juru bicara tim hukum Agen Poker Domino dan Chelsea.
Sang juru bicara menambahkan bahwa Mourinho sama sekali tidak pernah mengintimidasi sang bocah. Kini para penasehat hukum Mourinho akan mengambil langkah hukum jika masih ada tuduhan terhadap klien mereka.
"Kami juga mencatat ada tuduhan bahwa Jose melakukan intimidasi. Hal ini dibantah keras oleh Jose. Perwakilan hukum Jose akan terus mengikuti perkembangan situasi ini dengan seksama."